LAPORAN
PRAKTIKUM
ORGAN
TUMBUHAN
Di
Susun oleh :
Stevanus
Kristi Nugroho
XI
–Elijah / 21
SMA
KRISTEN TERANG BANGSA
Jl.
Arteri Utara, Kompleks Grand Marina, Semarang – 51044
PENGESAHAN
LEMBAR
PENGESAHAN
Telah
disahkan laporan praktek Biologi pada tanggal 30 bulan Agustus tahun
2012.
Mengetahui
, Semarang,30 Agustus
2012
Pembimbing praktikan
Widyasih
SMT, SSI Stevanus Kristi N
Judul :
Pengamatan Organ Tumbuhan dan perbedaan dikotil dan monokotil
Tujuan :
Mengetahui struktur anatomi akar, batang, dan daun tanaman monokotil
dan dikotil.
Dasar teori:
Tumbuhan dapat
dibedakan atau dibagi menjadi dua macam, yaitu
tumbuh-tumbuhan berbiji keping satu atau yang disebut dengan
monokotil / monocotyledonae dantumbuhan berbiji keping dua atau
yang disebut juga dengan dikotil / dicotyledonae.
1. Monokotil
Tumbuhan berkeping biji
tunggal (atau monokotil) adalah salah satu dari duakelompok besar
tumbuhan berbunga yang bijinya tidak membelah karena hanyamemiliki
satu daun lembaga. Kelompok ini diakui sebagai takson dalam
berbagaisistem klasifikasi tumbuhan dan mendapat berbagai nama,
seperti Monocotyledoneae,Liliopsida, dan Liliidae.Kelompok tumbuhan
ini mencakup berbagai tumbuhan paling berguna dalamkehidupan
manusia. Sebagai sumber pangan, sumber energi nabati, sumber
bahan baku industri, perumahan, dekorasi, pakaian, media
penulisan, zat pewarna, dansebagainya
Contoh tumbuhan
monokotil
:1.suku
anggrek-anggrekan2.suku padi-padian (Graminae)3.suku
pinang-pinangan (Palmae)4.suku bawang-bawangan (alliaceae)5.suku
pisang-pisangan (Musaceae)
ciri pada tumbuhan
monokotil
berdasarkan ciri fisik
pembeda yang dimilikiadalah :
•
Bentuk Akar Memiliki
sistem akar serabut
•
Bentuk sumsum atau pola
tulang daunMelengkung atau sejajar
•
Kaliptrogen / tudung
akar Ada tudung akar / kaliptra
•
Jumlah keping biji atau
kotiledonsatu buah keping biji saja
•
Kandungan akar dan
batang
Tidak terdapat kambium
•
Jumlah kelopak
bungaUmumnya adalah kelipatan tiga
•
Pelindung akar dan
batang lembagaDitemukan batang lembaga / koleoptil dan akar lembaga
/keleorhiza
•
Pertumbuhan akar dan
batangTidak bisa tumbuh berkembang menjadi membesar
2. Dikotil
Tumbuhan berbiji
belah atau tumbuhan berkeping biji dua adalah segolongantumbuhan
berbunga yang memiliki ciri khas yang sama dengan memiliki
sepasangdaun lembaga (kotiledon:daun yang terbentuk pada embrio)
berbentuk sejak dalamtahap biji sehingga biji sebagian besar
anggotanya bersifat mudah terbelah duadan sistem Crouquist mengakui
kelompok ini sebagai
takson
dan menamakannyakelas
Magnoliopsida
. Nama ini dibentuk
dengan menggantikan akhiran
-aceae
dalamnama Magnoliopsida
dengan akhiran
-opsida
. Kelas
Magnoliopsida
dipakai sebagainama
takson bagi semua tumbuhan berbunga bukan monokotil. Magnoliopsida
adalahnama yang dipakai untuk menggantikan nama yang dipakai sistem
klasifikasi yanglebih lama, kelas
Dicotyledoneae
(kelas “tumbuhan
berdaun lembaga dua” atau“tumbuhan dikotil”).Contoh tumbuhan
dikotil :
1.Kacang tanah
2.Mangga
3.Rambutan
4.Belimbing dll
Ciri pada tumbuhan
dikotil
berdasarkan ciri
fisik pembeda yang dimiliki adalah :
1.Bentuk akarMemiliki
sistem akar tunggang1.Bentuk sumsum atau pola tulang daunMenyirip
atau menjari
2.Kaliptrogen / tudung
akarTidak terdapat ada tudung akar
3.Jumlah keping biji
atau kotiledonAda dua buah keping biji
4.Kandungan akar dan
batangAda kambium
5.Jumlah kelopak
bungaBiasanya kelipatan empat atau
lima6.Pelindung akar dan batang lembagaTidak
ada pelindung koleorhiza maupun koleoptil7.Pertumbuhan
akar dan batangBisa tumbuh berkembang menjadi
membesar
- alat pengiris / silet yang tajam
- mikroskop
- object dan deck gelas
- cawan petri berisi air
- pipet dan pinset
- larutan iodine
- preparat
Langkah
kerja :
- saya amati dengan mikroskop preparat awetan irisan melintang akar tanaman dikotil dan monokotil.
- saya menemukan dan membandingkan macam-macam struktur jaringan penyusun organ-organ tersebut.
- lalu saya buat irisan melintang setipis mungkin pada akar tanaman dikotil dan monokotil. Lalu meletakkannya pada gelas objek dan tetesi dengan iodine dan tutup dengan gelas penutup.
- saya amati menggunakan mikroskop dengan perbesaran lemah (perbesaran yang secukupnya) , lalu gerakkan perlahan-lahan slide melintasi seluruh ruang pandang sehingga kita dapat mengamati semua jaringan dari bagian akar, batang, dan daun tanaman dikotil dan monokotil datu per satu.
- lalu saya gambar skematis satu sektor irisan tanaman akar dikotil dan monokotil tersebut serta membandingkan dengan preparat awetan. Saya menunjukkan letak empelur, korteks, berkas pengangkut, dan epidermis.
Data pengamatan :
akar
Zea Mays daun Zea Mays
Batang
Arachis Hypogaea daun Ficus Elastica
batang
Zea Mays batang dikotil
Akar
Arachis Hypogaea
Pembahasan :
Saat saya melakukan percobaan terhadap beberapa tumbuhan dikotil dan
monokotil degan alat dan bahan yang diperlukan dan dengan langkah
kerja yang tepat terhadap :
- Pada Akar Arachis Hypogaea saya melihat terdapat empulur dan terdapat berkas pengangkut disekitar empulur . Dengan menggunakan perbesaran 10 x 10.
- Pada Batang Arachis Hypogaea saya melihat terdapat empulur , sel korteks,dan terdapat juga berkas pengangkut di sekitar empulur. Dengan menggunakan perbesaran 10 x 40
- pada daun Ficus Elastica saya melihat terdapat empulur dibagian tengah daun berbentuk bulatan , epidermis sisekeliling daun, dan berkas pengangkut disekitar empulur. Dengan perbesaran 10 x 40.
- pada daun Zea Mays saya melihat terdapat empulur dibagian tengah daun berbentuk bulatan , epidermis sisekeliling daun, dan berkas pengangkut disekitar empulur. Dengan perbesaran 10 x 10.
- pada batang Zea Mays saya melihat terdapat empulur, dan terdapat juga berkas pengangkut di sekitar empulur. Dengan menggunakan perbesaran 10 x 40.
- pada akar Zea Mays saya melihat terdapat empulur , sel korteks,dan terdapat juga berkas pengangkut di sekitar empulur. Dengan menggunakan perbesaran 10 x 40
- pada batang dikotil saya melihat terdapat empulur , sel korteks,epidermis dan terdapat juga berkas pengangkut di sekitar empulur. Dengan menggunakan perbesaran 10 x 10
Kesimpulan :
Didalam tumbuhan dalam setiap bagiannya memiliki organ masing-masing
dan dengan bentuk yang berbeda-beda. Kita dapat melihatnya untuk
mengetahui dan saya dapat membadingakan dari tanaman dikotil dan
monokotil.
Daftar pustaka :
http://www.sentra-edukasi.com/2011/06/perbedaan-tumbuhan-dikotil-dan.html#.UEMNt11SM_4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar